Tampilkan postingan dengan label Dear Mas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dear Mas. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Januari 2024

Dear Mas (3)

Dear mas,

Bisa dikatakan, sekarang aku tidak sedang bersembunyi, tapi kamu bisa (sementara) menganggapnya begitu.

Kamu tidak perlu mencariku. Sebab aku ada di mana-mana. Aku di sisi yang jauh darimu. Aku di sisi yang dekat denganmu. Aku juga ada di antara itu.

Aku tidak perlu memberitahumu di mana aku. Sebab kamu bisa saja menemukan aku di dalam hatimu, di dalam isi kepalamu, di langit yang biru, di jiwamu yang sedang kamu timang-timang, di antara bintang-bintang, di antara puisi-puisi yang tidak semua orang tahu, di mimpimu, di anak-anak tangga yang kamu kenal, juga di setiap hal kecil yang kamu nikmati. Aku ada di mana-mana. Mengakar, merayap di setiap malam, berisik, dan kadang menjelma jadi cemburu.

Aku membawa rasaku ke mana-mana. Aku melakukannya, seperti kamu juga melakukannya. Sejak saat itu, aku berhasil menjadi seseorang yang ahli. Aku membuat segala sesuatu di setiap waktu menjadi menyenangkan dan (mungkin) sebentar lagi aku juga akan berhasil menjadikanmu memanggilku "kekasihku".

Waw, haruskah aku mengatakan bahwa aku mencintaimu?


Senin, 20 November 2023

Dear Mas (2)

Dear mas,

Aku mendongak ke atas dan mencoba mencari kedua matamu yang berbinar di depan pandangku. Tapi alih-alih mendapatkan binar di kedua matamu, aku malah menemukan langit yang biru. Haha, sungguh perburuan yang seru.

Aku berjalan ke arahmu, mencari sebuah celah untuk masuk ke rumahmu yang belum kutemukan pintunya itu. Tapi mas, sepertinya aku telah tersesat. Tapi senangnya, aku masih tersesat di situ-situ saja. Di sebuah tempat dimana aku bisa tetap memandangmu meski itu kulakukan dengan malu-malu dan agak takut. Aku takut Yang Maha Cinta cemburu kepadamu. Haha, lucu bukan?

Padahal dari awal aku sudah mengatakan kepada-Nya

"Ya Allah, jangan khawatir aku akan lebih cinta kepadanya daripada kepada Engkau. Kalaupun aku khilaf melakukannya, maka Engkau jadikanlah aku lebih mencintai-Mu. Engkau punya caranya Ya Allah. Engkau satu-satunya yang paham baik tentang itu".

Ya, aku harap kamu juga tidak cemburu kepada-Nya. Sebab kamu tetap menjadi yang pertama dan Allah akan menjadi yang utama.

Sabtu, 09 September 2023

Dear Mas

Dear mas,

Nanti aku akan menulis sesuatu tentangmu. Nanti saja, setelah kamu datang dan bernafas lega.

Nanti aku buatkan kopi hitam favoritmu dan aku akan membuat matcha favoritku. Kita bisa menikmatinya sambil memandang langit dan (menemukan sesuatu?). Aku sungguh ingin menemukan bintang sirius bersamamu sambil menjatuhkan satu per satu puisi buatanku ke telingamu.

Oh ya tenang saja, sebab kamu tidak perlu mengerti apapun setelah itu. Kamu hanya perlu mendengarkanku dan menikmati kopimu (juga suasana bersamaku).

Tapi jangan juga jadi bisu.

Sebab, kamu boleh juga banyak bicara sebanyak atau boleh lebih banyak dariku. Kamu boleh menceritakan apa saja, termasuk jok motormu yang sudah lama kedinginan itu.

Aku bisa mendengarkanmu lebih banyak, dan juga lebih lama.

Waw, aku pikir malam-malam pasti akan menjadi terasa begitu panjang ketika isi kepalaku dan isi kepalamu bercumbu mas.

Aku berharap, aku dan kamu tidak akan menyesali banyak hal atas apa-apa yang sudah berlalu. Dan aku berharap atas apapun itu, aku bisa selalu memenangkan isi kepalamu (dan aku pikir, aku juga harus begitu kepadaku).

Aku berharap segala hal baik diantara kita berdua bisa selalu meluas dan meluap-luap. Aku berharap kamu akan sependapat denganku. Sebab itu adalah rencanaku dan mohon lekas dibantu.

Deal?

Surat Kepada Siapapun yang Sedang dan Masih Merasa Kehilangan

Dear Everyone, I know it's not easy. I also won't know how heavy your burden is. Tapi guys, hidup harus tetap berjalan....